Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Copywriting : Trik Menjadi Copywriter Handal

copywriting-trik-menjadi-copywriter-handal
Copywriting

Copywriting : Trik Menjadi Copywriter Handal - Iklan menjadi bagian terpenting bagi pemasaran sebuah brand atau perusahaan. Sebuah iklan yang powerful bahkan bisa membujuk serta menggerakkan target konsumen untuk melakukan pembelian atau bahkan tindakan lainnya, tapi ternyata membuat iklan seperti ini tak semudah kelihatannya loh.
 

Copywriting untuk media digital dan tradisional memiliki pendekatan yang berbeda kita perlu memasukkan aspek psikologis yang tepat pada copy yang kita buat. Dari yang gak mau beli jadi pengen beli, dari yang gak tertarik jadi klik karena penasaran. 

Itulah kekuatan copywriting. Aku mau bantu kamu udah menulis copy yang menarik, menjual dan bersaing dengan industri periklanan. ikutin materi ini dan bersiaplah jadi copywriter yang handal. 

Pernah gak sih, kamu tergoda ngeliat iklan buy one get one kayak gini. Terus jadi impulsive beli walaupun sebenarnya tuh nggak butuh-butuh banget sepatu baru. Aku yakin hampir semua dari kita tuh pernah ngalamin hal kayak gitu, termasuk juga aku loh. 

Kira-kira, kenapa ya sebuah iklan tuh bisa terlihat begitu menggoda, sampai-sampai bisa mengubah keinginan kita dari yang awalnya nggak tertarik jadi bela-belain jadi beli. 

Halo kenalin aku Aulia, aku pernah bekerja di go-jek sebagai UX writer. Setiap harinya aku fokus nge-design experience aplikasi gojek sama temen-temen designerresearcher, dan AM. Sebelum aktif UX writing aku sempat kerja sebagai ghostwriter

Beberapa media yang digunakan waktu itu tuh ada push notification, email, billboard, media cetak, brosur, dan banyak lagi. di materi ini aku bakal ngebahas seputar dunia copywriting, terus apa sih copywriting itu?.  

Apa Itu Copywriting ?

Copywriting berasal dari 2 kata copy dan writing. Copy adalah teks promosi atau pemasaran yang biasa kita lihat di sebuah iklan atau campaign. Sedangkan writing adalah kegiatan menulis. 

Jadi copywriting adalah kegiatan menulis teks pemasaran atau iklan yang tujuannya untuk ngebujuk target konsumen melakukan tindakan sesuai dengan goals yang ingin dicapai iklan atau campaign tersebut. 

Tindakannya bisa berupa pembelian barang, nge-download aplikasi, atau membuat mereka nge-subscribe news letter agar tetap update dengan info promosi atau berita seputar brand yang terbaru. 

Karena copywriter bisa nge-bujuk target konsumen untuk melakukan apa aja yang kita mau, suka ada sebutannya nih. Kalau copywriting adalah seni menjual dengan kata-kata, dan copywriter sebagai penulis copy disebut sebagai salesman kata-kata. 

Kalau aku sih setuju ya dengan sebutan itu, karena banyak lagi tercapainya sebuah kampanye pemasaran itu salah satunya ditentukan oleh copy yang menarik.

Bagian-Bagian Copywriting

bagian-bagian copywriting
Bagian-Bagian Copywriting

Nah sebuah copy itu terdiri dari beberapa bagian, yaitu:
  1. Headline
  2. Sub-Heading
  3. Body Copy
  4. Call to Action
  5. Tagline dan Slogan

Headline

Pertama, ada headline atau judul. Headline itu berfungsi sebagai attention grabber atau penarik perhatian pertama dalam sebuah copy. Kemudian di bawahnya headline itu ada namanya subheading.

Sub-Heading

Kedua, ada sub-heading sebagai jembatan antara heading dengan body copy. Fungsinya itu untuk nge-nerangin headline karena kadang ada beberapa headline yang kalimatnya nge-gantung supaya bisa nge-bangkitin rasa penasaran target konsumennya.

Tapi ini sifatnya opsional ya, ada copy yang menggunakan sub-heading ada juga yang nggak.

Body Copy

Selanjutnya, bagian lain dari copywriting yaitu body copy. Body copy ini tuh berisi informasi lanjutan dari headline dan juga subheading.

Yang fungsinya itu untuk nge-paparin value proposition atau alasan kenapa target konsumen harus membeli produk kamu.

Call to Action

Nah, terakhir itu ada yang namanya Call to Action (CTA) atau kalimat yang ngajakin target konsumen untuk melakukan sebuah tindakan. 

Kalau di contoh yang ini tindakan yang diinginkan adalah target konsumen untuk memasukkan email, biar selanjutnya dikirimin informasi produk lebih lanjut.

Tagline dan Slogan

Bagian terakhir yang juga bersifat opsional adalah tagline dan slogan. Slogan dan tagline merupakan kata-kata unik yang kece yang diasosiasikan terhadap sebuah brand atau produk. 

Nah temen-temen pasti masih ada yang nganggap kalau misalnya tagline dan slogan itu adalah hal yang sama, padahal keduanya tuh berbeda loh. 

Kalo tagline itu nge-representasiin brand, sedangkan slogan nge-representasiin produk atau campaign. Contoh iklan yang paling diingat masyarakat adalah tagline #just do it dari sebuah brand olahraga atau #i'm lovin' it yang jadi tagline restoran fastfood asal Amerika.

Nah kalau contoh slogan yang mungkin teman-teman ingat nih ada #AnakBangsaBisa, menjadi campaign perusahaan transportasi online Indonesia atau #MulaiAjaDulu yang jadi slogan sebuah e-commerce.

Tagline atau slogan ini kadang-kadang dibuat oleh copywtriter loh, setelah tahu bagian-bagian copy, teman-teman mungkin masih penasaran nih, sebenarnya apa sih yang dilakuin copywriting sehingga dia begitu powerfull sampai-sampai bisa mempengaruhi target konsumen. 

The Power of Copywriting

the power of  copywriting
The Power of Copywriting

Secara general, copywriting itu melakukan 3 hal kepada target konsumennya, yaitu:
  1. Engage
  2. Persuade
  3. Influence
Pertama adalah engage, bagaimana sebuah copy bisa menarik, atau mengikut sertakan target konsumen bahkan sejak pertama kali mereka melihat iklan tersebut. 

Mulai dari engage dengan perhatian dan interest mereka, sampai ke emosinya. Kedua yaitu persuade, bagaimana sebuah copy bisa membujuk atau menyakinkan target konsumen jika produk yang mereka pasarkan itu emang worthed bagi si target konsumennya. 

Caranya dengan nyebutin value proposition atau keunggulan-keunggulan dari produk yang kita tawarkan. 

Terus lanjut ke poin terakhir ya, yaitu influence atau mempengaruhi. Copywriting itu harus bisa mempengaruhi keputusan target konsumennya untuk melakukan tindakan sekarang juga. Nah kalau untuk brand atau perusahaan apa aja sih manfaat copywriting itu?

Manfaat Copywriting Bagi Perusahaan

Manfaat pertama, copywriting itu bisa mendatangkan keuntungan secara penjualan, kedua bisa membuat perusahaan mencapai Return of Investment (ROI) nya atau meraih bisnis goal

Lalu yang terakhir atau yang ketiga, jangan lupa copywriting itu juga penting buat branding loh. Nah udah tahu kan seberapa powerfullnya copywriting dan pentingnya peran copywriter

Bisa dibilang hampir setiap brand atau perusahaan tuh membutuhkan copywriting apalagi industri periklanan yang menjadi induk dari copywriting juga terus berkembang sekarang. Hal ini tuh didukung oleh badan ekonomi kreatif atau bekraf yang sedang menggencarkan dukungannya.

Peran Seorang Copywriter

Untuk mengoptimalkan industri periklanan Indonesia, perlu teman-teman ketahui nih, industri perikanan tuh masuk ke 16 subsektor ekonomi kreatif Indonesia. 

Di tahun 2016, subsektor periklanan masuk ke 8 besar penyumbang produk domestik bruto atau PDB ekonomi kreatif dengan menyumbang sekitar 0,801% . 

Kontribusi subsektor ekonomi kreatif terhadap PDB nasional pun cenderung meningkat tiap tahunnya loh, itu artinya ekonomi kreatif masih akan terus berkembang dan industri periklanan juga menjadi bidang karir yang menjanjikan.

Bahkan menurut bekraf nih ya, iklan itu memiliki soft power yang berperan membentuk pola konsumsi, pola pikir dan pola hidup masyarakat. 

Terus siapa sih yang bertanggung jawab untuk menciptakan soft power tersebut nggak lain adalah copywriter. Tapi ternyata, dibalik kekuatannya jadi copywriter itu bisa dibilang susah-susah gampang loh, kenapa ya?

Karena copywriter itu tuh dituntut untuk bisa berpikir kreatif, untuk bisa menciptakan copy yang menarik atau bahkan membekas di ingatan target konsumennya. 

Sayangnya, semua orang itu bisa menulis copy yang atraktif, persuasif dan menjual yang bisa meyakinkan target konsumen agar melakukan sebuah tindakan atau action

Belum lagi kalau kita harus berpacu dengan deadline dan mengalami writers block alias idenya mampet. 

Duh, kalau gitu susah juga jadi copywriter? tenang aja, jangan khawatir aku bakal bantuin kamu memahami cara menulis copy yang menarik persuasif dan juga menjual. 

Nah, bakalan aku mulai dengan membahas hal-hal apa saja yang harus kamu ketahui sebagai copywriter, mulai dari jenis media copywriting, copywriting formula, sampai gimana menggunakan pendekatan psikologis psychological triggers dalam copy supaya menarik perhatian target konsumen.

Basic Skills Copywriter

Kemudian aku bakal juga nge-bahas basic skills copywriter yang meliputi: creative thinking dan dasar-dasar menulis, terus masuk ke tahapan menulis sebuah copy.

Dari mulai kamu menerima brief , lalu ke tahap pencarian ide lewat research and brainstorming, sampai membuat headline dan call to action yang powerfull

Terakhir, aku juga bakal membahas bagaimana menulis copy di media cetak, media luar ruang dan  media digital

Menarik kan pembahasannya? cocok banget deh buat kamu yang ingin memulai karir di bidang copywriting atau buat para copywriter pemula yang ingin meningkatkan skill-nya. 

Jadi, simak terus ya, di tulisan selanjutnya, aku bakal ngejelasin jenis-jenis media copywriting. Ternyata beda media tuh beda juga loh karakteristik copy-nya. 

Terus apa aja ya bedanya? tunggu tulisan setelah ini ya.

Posting Komentar untuk "Copywriting : Trik Menjadi Copywriter Handal"