Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Copywriting Formula

copywriting formula
Copywriting Formula
Copywriting Formula - Setelah sebelumnya aku membahas jenis media copywriting, maka sebelum mulai menulis sebuah copy ada baiknya, teman-teman paham dulu ya soal copywriting formula.

Copywriting Formula

Copywriting formula adalah teknik membuat copy yang efektif meningkatkan penjualan, formula ini akan memudahkan proses pembuatan copy

Jadi, biar kamu punya guide-nya nih apa aja yang harus ditulis dan bagaimana strukturnya. 

Sebenarnya formula copywriting itu ada banyak banget, tapi di materi ini aku bakal bahas 3 formula yang paling sering digunakan, yaitu:
  1. AIDA (Attention, Interest, Desire dan Action)
  2. PAS (Problem, Agitate dan Solve)
  3. FAB (Feature, Advantage dan Benefit)

AIDA Copywriting Formula

AIDA Copywriting Formula
AIDA Copywriting Formula
Formula pertama dan yang paling terkenal adalah AIDA. AIDA merupakan singkatan dari Attention, Interest, Desire dan Action

AIDA menekankan 4 fase kognitif yang dilakukan kepada target konsumennya. 

Fase pertama adalah Attention, kamu harus bisa menarik perhatian target konsumen sejak pertama kali mereka melihat iklan kamu, caranya dengan menulis headline yang menarik dan juga membangkitkan rasa penasaran target konsumennya. 

Lanjut ke fase kognitif kedua yaitu Interest, membangkitkan minat konsumen terhadap produk yang kamu pasarkan, caranya dengan menawarkan sesuatu yang memang dibutuhkan oleh target konsumen.

Kamu bisa memberikan informasi atau mengedukasi seperti apa produk yang mau kamu tawarkan dan apa yang membuat produk tersebut berbeda dari produk-produk yang lainnya. 

Pastikan informasi yang kamu tuliskan gak cuman seputar keunggulan produknya aja ya, tapi gimana produk ini tuh bisa memberikan manfaat kepada konsumen. 

Buat taget konsumen berpikir bahwa produk ini emang diciptakan buat mereka. 

Fase ketiga adalah Desire, setelah membuat target konsumen kamu tertarik, selanjutnya kamu harus bisa membuat mereka bener-bener suka dan membutuhkan produk yang lagi kamu tawarkan. 

Kamu bisa tuliskan lebih lanjut tentang apa yang akan mereka dapat, atau benefitnya kalau mereka membeli produk tersebut. 

Jadi mereka ada gambaran nih, Oh kalau aku beli produk ini tuh, aku bakal menjadi seperti ini. Nah di bagian Desire ini kamu juga bisa bermain dengan emosi dan logika pada konsumen. 

Dengan memasuki aspek psikologis atau Pshycological Trigger, misalnya kamu bisa nulis penawaran terbatas, itu akan membuat target konsumen kamu mau segera membeli produk tersebut, karena takut kehabisan. 

Lanjut ke fase terakhir dan yang paling menentukan, yaitu Action

Nah, pada tahap ini tuh kamu harus bisa membuat target konsumen melakukan sebuah tindakan, sesuai dengan goals dari iklan atau campaign yang kamu buat. 

Nah, seiring perkembangan zaman, formula AIDA ini tuh mengalami transformasi. 

Saat ini ada satu aspek penting ditambahkan kedalam formula AIDA yaitu Conviction, jadi jangan heran kalau nanti ada orang yang menyebut formula ini dengan AIDCA ya. 

Conviction mewakili kekhawatiran customer pada produk baru yang mereka mau beli, pada tahap ini copywriter bertugas untuk menjawab segala kekhawatiran tersebut. 

Kamu harus bisa membuat target konsumen yakin dengan kualitas produk yang kamu tawarkan.

Yakinkan mereka bahwa produk kamu tidak akan membuat rugi, biasanya digunakan iming-iming seperti garansi 5 tahun atau jika rusak uang kembali. 

Berikut ini adalah contoh penerapan formula AIDA bagian ini termasuk dalam Attention, yang ini Interest kemudian Desire ini Action dan terakhir adalah Conviction

PAS Copywriting Formula

PAS Copywriting Formula
PAS Copywriting Formula
Sekarang kita lanjut ke formula kedua ya, yaitu PAS atau Problem, Agitate dan Solve atau Solution

Pada tahap problem, copywriter dituntut untuk memasarkan produk dengan memanfaatkan permasalahan yang dialami oleh target konsumen mereka. 

Lagi-lagi cobalah untuk menyentuh emosi target konsumen kamu, dengan segudang masalah yang mereka miliki. 

Contohnya kamu bisa menggunakan kalimat seperti ini. "Capek telat mulu ke kantor karena kejebak macet?". 

Selanjutnya kamu akan masuk ke tahap Agitate, pada tahap ini kamu harus bisa men-dramatisir masalah dan menyakinkan target konsumen bahwa apa yang menimpa mereka adalah sebuah permasalahan serius yang harus segera diatasi. 

Gunakan kalimat persuasif untuk memancing respon, dengan begitu ada konsumen berpikir untuk mencari solusinya. 

Contohnya kalau kamu tadi sudah menggunakan problemnya adalah telat mulu ke kantor, Agitate-nya itu bisa dengan "telat ke kantor, gaji jadi dipotong" otomatis kan mereka langsung berpikir kalau masalah mereka itu serius dan harus segera diselesaikan. 

Nah, setelah meyakinkan kalau masalahnya bener-bener gawat, kamu tawarin dia solusinya. "Telat ke kantor gaji dipotong? Naik ojek online dong". 

Jadi solusi yang kamu tawarkan adalah pakai ojek online yang memang jadi produk yang kamu iklankan. 

Nah, pamerkan produk yang kamu jual, pastikan kalau produk kamu ini memang jawaban dari masalah target konsumen. 

FAB Copywriting Formula

FAB Copywriting Formula
FAB Copywriting Formula
Formula terakhir adalah FAB atau Feature, Advantage dan Benefit

Formula ini tu lebih menekankan pada kelebihan produk, umumnya formula FAB ini digunakan pada channel atau media dengan space terbatas, seperti koran, majalah, brosur, dan pamflet.

Karena itu, FAB biasanya hanya terdiri dari 2 sampai 3 baris aja. Pasti masih bingung kan, apa sih perbedaan antara Feature, Advantage dan Benefit

Jadi, Feature atau fitur adalah ciri utama dari produk yang kamu jual, misalnya aku mau mengiklankan sebuah produk handphone dengan kamera 10 megapiksel, nah kamera 10 megapiksel di situ adalah fiturnya. 

Sedangkan Advantage atau kelebihan atau keuntungan yang dihasilkan dari fitur tadi jadi Advantage dari kamera 10 megapixel adalah kualitas gambar yang lebih jernih dan bagus. 

Sementara itu Benefit adalah manfaat yang ditawarkan kepada target konsumen. Biasanya Benefit lebih menekankan pada emosi dan hal-hal yang sifatnya personal. 

Misalnya dengan membeli handphone kamera 10 megapixel, kamu nggak perlu lagi tuh nge-luarin budget untuk nge-beli kamera profesional.

Karena dengan handphone saja kualitas foto yang dihasilkan udah sangat bagus. Aku kasih contoh lagi ya, misalnya kamu menjual sebuah oven, fitur utamanya adalah sistem pemanas yang cepat.

Advantagenya, sistem ini bisa memanaskan oven sampai 200 derajat celcius hanya dalam waktu 5 menit aja. 

Nah, benefitnya konsumen nggak perlu nunggu lama untuk bisa menggunakan oven, ini akan memangkas durasi memasak alias hemat waktu sehingga masakannya bisa siap lebih cepat dan cocok sekali untuk konsumen yang super sibuk. 

AIDA vs PAS vs FAB

Nah, itu tadi pembahasan 3 copywriting formula yang telah terbukti efektif untuk menggaet customer.

Formula mana nih yang kira-kira paling cocok untuk target konsumen produk kamu, apakah AICA, PAS, atau FAB. 

Kamu bisa eksplor dan mencobanya sendiri ya. Di materi selanjutnya aku bakal menjelaskan soal Physicological Triggers dalam copywriting

Physicological Triggers ini akan membuat copywriting yang kamu tulis bisa lebih atraktif dan menjual, dengan cara menyentuh sisi emosional dan logika target konsumen. Penasaran? simak di materi selanjutnya ya.

Posting Komentar untuk "Copywriting Formula"